Nonton Balawan
Sunday, April 13th, 2008Jumat kemarin kampus ITB kedatangan salah satu pemusik handal dan Unit Kesenian Bali Maha Gitra Ganesha (MGG) mendapat kesempatan untuk tampil sepanggung. Peristiwa langka ini membuat saya juga tetarik untuk menyaksikannya. Sekitar pukul setengah sembilan malam saya bersama teman saya sampai di kampus ITB tepatnya di Lapangan Basket, saya dapat bocoran kalau Balawan akan tampil sekitar pukul setengah sepuluh malam.
Sebelumnya saya sempat mampir ke belakang panggung, kebetulan masih kenal dengan anak-anak MGG, pengennya sih ngintip Balawan dulu. Cukup lama menunggu tapi tidak ada tanda-tanda kedatangan Sang Bintang. Tiba-tiba Panitia menyuruh yang bukan pemain dan panitia sendiri untuk keluar dari ruang ganti itu, ya sudahlah niat saya untuk mengintip Balawan terurungkan, saya kembali ke area panggung.
Panggungnya tanpa pagar mungkin menandakan Sang Bintang sangat dekat dengan penggemarnya, membuat saya dan teman-teman saya bisa merangsek sampai bibir panggung, mengagumi tarian jemari Balawan di atas dua gitar yang diletakkan secara terpisah. Saya tidak terlalu mengerti musik tapi menyaksikan kepiawaian dia memainkan istrumen tersebut dan mengkombinasikan dengan musik-musik pengiringnya (saat itu Balawan diiringin oleh gamelan Bali oleh MGG dan alunan Biola oleh seorang violinist), membuat saya benar-benar takjub. Terkadang dia bermain solo, namun di saat dia bermain solo, nada-nada yang keluar sepertinya dibawakan oleh beberapa orang dengan alat musik yang beragam, sungguh luar biasa benar-benar memiliki taksu. Kekecewaan saya tidak sempat mengintip dia di belakang panggung, terlupakan.
Pertunjukan usai kurang lebih pukul sebelas malam, jam tidur kampus ITB saat ini. Saya awalnya berniat langsung pulang, namun ada teriakan dari belakang panggung menyerukan kata MGG, yang membuat saya dan teman-teman saya berpaling dan melangkah menuju ke arah suara tersebut, ternyata lagi foto bersama. Saya kurang mengerti situasi hanya sekedar ikut-ikutan, habis jepret ternyata ada orang berlalu dan dikerubuti orang, eehh..ada Balawan juga ternyata tadi, hehehe…bodoh . Niat saya untuk melihat Balawan lebih dekat datang lagi. Tapi bagaimana caranya ya, dia dikerubuti banyak orang dan panitia acara sudah menggiringnya masuk ke ruang ganti tadi.
Sebenarnya saya hampir kecewa dan mengurungkan niat lagi, tapi disinilah kekaguman saya terhadap gitaris kenamaan tersebut bertambah. Dia sangat low profile, ramah dan sangat humble ke semua penggemarnya. Ruang ganti ditutup panitia dan sangat selektif mengijinkan orang untuk masuk. Tapi tak disangka malah Balawannya yang keluar menemui penggemar-penggemarnya yang terhalang dinding kaca untuk mendekatinya. Dia menyediakan waktu yang sangat leluasa bagi penggemarnya untuk tanda tangan, foto bareng, salaman, sekali lagi dengan sangat ramah, tidak mengesankan diri sebagai seorang artis yang harus dipuja dan hanya bisa dilihat dari kejauhan sambil melambaikan tangan :d. Dan saya kebagian foto
berdua dengannya. Kesampaian juga…walaupun dengan mengerahkan beberapa orang untuk membantu mendapat giliran, maklum ngantrinya agak-agak ga beraturan.