Obat Masuk Angin
Beberapa minggu
yang lalu, seluruh badan saya terasa lemas, ga enak banget buat beraktivitas. Sempet
bingung juga, knapa ya, tiba-tiba bangun di pagi hari dan tidak memiliki energy
untuk bergerak. Tapi dipikir-pikir sepertinya masuk angin, belakangan ini tidur
saya kurang (hanya karena kecanduan film Korea, hehehe..telat ya) dan banyak
beraktivitas di luar ruangan. Jadilah saya harus banyak istirahat, banyak makan
(ini selalu sepertinya :D), minum vitamin, minum suplemen de el el untuk
membayar semua itu. Untung di saat seperti itu ada yang memberikan perhatian
lebih, jadi ya, sakit pun bisa dinikmati :p.
Beberapa hari
kemarin, ada seorang temen yang mengeluhkan gejala yang sama, saya langsung
dengan lancar memberi saran yang serupa
dengan yang sudah saya lalui, walaupun komunikasi kita hanya lewat YM. Tanpa sengaja
saya sering bertanya tentang keadaannya, “uda enakan blum?”, “Uda sehat?”,
sekedar basa basi awalnya, karena saya merasa baru tertimpa hal serupa. Akhirnya
dia bilang, “aku sudah sembuh, makasi atas perhatiannya”. “Perhatian itu obat
yang paling mujarab kok untuk membuat badan sehat kembali”, hehehe…khususnya
mungkin untuk gejala masuk angin seperti ini.
Kaget juga dia
bilang seperti itu, ga nyangka, tapi jika dipikir lagi, iya juga ya… Di saat
badan kita ga fit, cenderung kita akan menjadi lebih sensitif, dan perhatian
dari orang lain, khususnya teman akan sangat bermakna. Mungkin dulu kalo ga ada
yang perhatian, sembuh saya lebih lama :p. Untuk itu, mulai sekarang, jika ada
temen yang sedang ga enak badan, atau sekedar bad mood, sekedar sms atau YM menanyakan
keadaan akan sangat membantunya J.